<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-9176296206505486861</id><updated>2011-04-22T02:57:00.015+08:00</updated><title type='text'>.....The Struggle.....</title><subtitle type='html'>..tentang rasa, hidup dan impian..
 .. About feel, life, and dream..</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://nellrose.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176296206505486861/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nellrose.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Nell Rose</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03502699889541608187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_s_20yv0s21Q/R4Q-iboUxqI/AAAAAAAAAA4/kFOx0za7_zg/S220/Nelly+1.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>13</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9176296206505486861.post-6351258680857434702</id><published>2008-01-09T10:40:00.000+08:00</published><updated>2008-01-09T10:48:01.017+08:00</updated><title type='text'>5 dan 6 January kemarin...</title><content type='html'>2 hari berturut – turut ini saya mengadiri sebuah acara yang sangat bertolak belakang satu dengan yang lainnya. Sabtu tgl 5 januari 2008 saya dibangunkan paksa oleh salah satu temen kost saya yang memberitakan ayah dari salah satu temen kost kami meninggal karena terjatuh dan pembuluh darahnya pecah. Kepergian ayah santi ini tanpa sakit terlebih dahulu yang berarti kematian beliau begitu mendadak (Turut Berduka Cita ya Santi..).&lt;br /&gt;Segera kami bersiap melayat dan menghadiri prosesi pemakaman beliau, dan hanya berbekal petunjuk menuju kediaman santi, kami berlima mencoba mraba daerah pekayon yang sebelumnya belum pernah kami kunjungi. Sesampainya kami di gang yang menuju ke ruma santi, santi sudah mengahmbur ke pelukan kami dengan tangisan yang membuat ulu hati kami semua ngilu…kami hanya terdiam, masing-masing menahan untuk tidak ikut menitikkan airmata..tapi akhirnya pecah juga tangis diantara beberapa dari kami.&lt;br /&gt;Banyak pelayat yang sudah datang di rumah santi, dari teman kerja, teman kuliah (santi kebetulan melanjutkan kuliahnya untuk meraih gelar sarjana akuntansi sambil bekerja), saudara, tetangga, dan kerabat sudah memenuhi tenda yang didirikan mungkin dari semalam. Aura yang kami dapati adalah aura sedih dan tangis, ditambah suasana hujan rintik dan dominasi baju yang berwarna hitam dari pelayat – pelayat yang datang, rasanya sangat tidak masuk akal jika disitu ada suara tawa.&lt;br /&gt;Jenazah ayah santi sudah di mandikan, dan akan dikafani, ketika kemudian santi dan seluruh anggota keluarga inti (ibu santi, adik dan kakaknya) dipanggil kembai ke rumah untuk terakhir kalinya melihat wajah ayahnya sebelum dikafani. Kami ikut masuk ke dalam rumah untuk melihat muka beliau untuk yang pertama dan terakhir kalinya. Muka beliau telah di beri taburan pewangi, seluruh tubuhnya sudah dibalut dengan kain kafan kecuali bagian muka. Di depan saya, santi berpelukan erat dengan ibunya ketika sama – sama memandangi muka orang tercinta yg juga kepala kelaurga mereka untuk yang terakhir kalinya. Seolah saling menguatkan mereka berpelukan sangat erat, sampai saya melihat kuku jari santi memucat. Kami semua terdiam, ikut larut dalam suasana haru tersebut, sekitar 10 menit kami terdiam dan sama2 memperhatikan sampai kemudian penguru jenazah bertanya “sudah cukup?”, dengan anggukan lemah santi dan ibunya mengiyakan, dan setelah muka jenazah ditutup ain kafan, ibu santi terkulai lemas, tidak sadarkan diri, mungkin beban ketabahan yangmencoba ia kuatkan dari semalam sampai di titik kulminasi pada saat dia sadar bahwa saat itulah saat terakhir dia melihat orang yg sangat dia cintai seumur hidupnya.&lt;br /&gt;Sampai dengan 1 jam kemudian, prosesi pemakaman di TPU Pondok Kelapa masih berlangsung, ketika kami sampai di sana, liang lahat beserta tenda sudah terpasang. Dan enazah mulai diturunkan. Sani dan sang bunda kembali saling memeluk menguatkan ketika melihat jenazah diturunkan, dan sampai dengan mulai di urug dengan tanah, lapis demi lapis. Pada saat itulah, ketabahan yang santi sajikan ke kami dari kami datang pagi tadi luluh, dia merosot dari pelukan sang ibu, dan terkulai ditanah merah..santi pingsan…&lt;br /&gt;Kami usung santi k salah satu mobil kerabatnya, dan akibatnya dia tidak bisa mengikuti prosesi doa di pemakaman tersebut, karena lemas..Tabah ya San…&lt;br /&gt;Pulang dari melayat,sepanjang jalan, masih terbayang dengan jelas..ucap terima kasih yg lirih dari ibu santi ketika kami mengungkapkan duka cita yang dalam atas kepergian kepala keluarga mereka, badan ibu santi panas, demikian juga dengan badan santi saat kami pamitan dan memeluknya, kami ingin memberi sebuah kekuatan untuk santi dan keluarganya atas musibah besar yang mendadak tersebut, kami yakin mereka tidak siap dengan kondisi tersebut, tapi maut tidak pernah memilih waktu dan sasaran bukan?? Kami hanya berharap santi dan keluarganya diberi ketabahan dan arwah sang ayah dapat diterima disisiNya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kondisi sarat dengan duka itu berbalik 180 derajat diesokan harinya, saya menghadiri pernikahan rekan kerja saya sewaktu di astra. dengan sedikit tergesa-gesa, karena 2 sahabat laki-laki saya tidak menjemput saya di kost, tapi ketemu di UKI (pesta berlangsung di kediaman mbak lastri di daerah cibitung),  andri membawa mobil dengan kecepatan diatas 100 km/jam menembus tol..karena memang undangan pernikahan dari pukul 12.00 sampai 16.00, dan mereka berdua baru berganti baju batik pada saat mobil sudah terparkir di halaman rumah mempelai, berganti baju di dalam mobil, merapikan rambut dengan air mineral gelasan yang beli di jalan (lupa bawa minyak rambut :( ) untunglah, setidaknya mereka sudah mandi dan pakai parfum hehehehehehe....&lt;br /&gt;Sesampai kami di acara resepsi, semua aura menjadi sangat penuh dengan suka ria, semua tamu mengenakan baju terbaiknya. Dengan dandanan istimewa, bau parfum semerbak, hiasan dan rangkaian bunga yang sangat indah dan lampion cantik di tenda besar serta berlimpahnya makanan penggugah selera di meja2 hidangan (saya kelupaan makan es krim coklat..dan kayaknya baksonya dari jeroan deh…duuhh...) Para tamu yang datang, semuanya tersenyum, saling menyapa gembira, bersalaman dengan tatapan bahagia…apalagi ketika melihat kedua mempelai bersanding, rasanya mereka berhak mengklaim bahwa pada hari itu merekalah orang yang paling bahagia di muka bumi ini  ;p, dengan balutan kebaya merah marun dan jilbab yang berhias wangi bunga melati, temen saya terlihat bagai bidadari, dan kalo bahasa salah satu temen laki-laki yang hadir pada saat itu, “dia terlihat lebih muda dari usianya ya?” hahahahahahaha….tapi dia bener kok…setidaknya rekan saya itu memang terlihat sangat cantik di balutan baju pengantinnya..Mbak Lastri, Happy Wedding, semoga diberi kebahagiaan pernikahan hingga di ujung usia nanti..amiinnnn&lt;br /&gt;2 hari ini, saya melihat dua suasana yang saling bertolak belakang, suasana dengan larat belakang 2 emosi dasar  manusia yang sangat drastic, sedih dan senang..dan terasa sangat kontras suasana di keduanya. Karena saya termasuk orang yg mudah terbawa suasana dan emosi, saya pun dengan sangat cepat terlarut dalam suasana tersebut, masing2, dengan tangisan dan tawa. Saya dan sahabat – sahabat saya datang memang hanya sebagai pelengkap suasana, dengan penyesuaian kami, kami hanya butuh 1 – 3 jam untuk ikut merasakan apa yang telah terjadi, bahagia..kami ikut merasa bahagia, dan saat duka, kami juga terlarut dalam tangis.. tapi tetap, yang akan menjalani kelanjutan dari kebahagiaan pada hari minggu kemarin adalah mbak lastri dan mas mirza atau kelangsungan  hidup yang harus dilanjutkan tanpa kehadiran kepala rumah tangga lagi yang harus, mau tidak mau dijalanai oleh santi dan keluarganya..saya hanya satu komponen yang hanya bisa turut mendoakan..untuk yang terbaik, bagi mereka 2 orang sahabat. yang juga melengkapi kisah hidup saya, dan yang mengisi lembaran cerita di memori kehidupan saya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9176296206505486861-6351258680857434702?l=nellrose.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nellrose.blogspot.com/feeds/6351258680857434702/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9176296206505486861&amp;postID=6351258680857434702&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176296206505486861/posts/default/6351258680857434702'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176296206505486861/posts/default/6351258680857434702'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nellrose.blogspot.com/2008/01/5-dan-6-january-kemarin.html' title='5 dan 6 January kemarin...'/><author><name>Nell Rose</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03502699889541608187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_s_20yv0s21Q/R4Q-iboUxqI/AAAAAAAAAA4/kFOx0za7_zg/S220/Nelly+1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9176296206505486861.post-3669549358848441369</id><published>2008-01-09T10:06:00.000+08:00</published><updated>2008-01-09T10:40:14.657+08:00</updated><title type='text'>Harapan terbesar di 2008</title><content type='html'>Saya punya sebuah komunitas baru…komunitas yang isinya tentu saja orang2 yang sama dengan saya. Komunitas – komunitas saya sebelumnya adalah komunitas tempat saya menimba ilmu, pengetahuan baru, dan segala hal yang berbau dengan dunia pergerakan, sosialis humanis dan semacamnya lah.atau kalau tidak komunitas yang berhubungan dengan organ structural dan profit..&lt;br /&gt;Namun, komunitas saya yang baru ini berbeda dengan sebelumnya..tapi, disini saya tidak hanya belaja tenatang segala sesuatu yang belum pernah saya pelajari, tapi juga komunitas ini tempat saya merefleksikan tentang arti hidup saya selama ini..&lt;br /&gt;Komunitas ini tidak dikoordinir oleh orang – orang tertentu..karena kami adalah komunitas orang sakit yang sedang berobat di suatu tempat pengobatan alternative…&lt;br /&gt;Saya banyak mengenal orang baru di komunitas ini, tanpa pernah tahu seuk beluk hidup dan kehidupan satu sama lain, kami saling menyapa, saling menanyakan penyakit satu dengan lainnya, dari sekedar berbasa basi, sampai akhirnya kami mulai saling cerita perjuangan kami menghadapi vonis dokter atas penyakit kami, satu dengan yang lainnya.&lt;br /&gt;Mau tidak mau saya mulai membuka mata hati saya yang selama ini banyak tertutup oleh makian ke diri sendiri dan keluhan2 setiap saat penyakit ini menyerang. Saya terlalu banyak mengeluh, terlalu banyak menangis, terlalu banyak berpikir pesimis..kalau bahasa abang, terlalu banyak memikirkan segala sesuatunya dari sisi yang terburuk, tidak pernah mau berpikir dan menyadari ada sisi baik dibalik semuanya..atau menghargai sisi lain yang telah terjadi dengan seimbang..hehehe..bener juga…&lt;br /&gt;Mungkin dari sosok mbak lia dari sukabumi, mbak nisa dari Surabaya, ibu Juariyah dari lampung, adik Farel dari bandung, atau ratusan ibu, bapak, dan adik serta rekan dari seluruh pelosok jawa dan Indonesia. Dan kami semua sakit, berbagai macam penyakit dari stadium satu sampai dengan paling parah tergabung dalam komunitas tersebut.&lt;br /&gt;Seperti mbak lia, seorang karyawan pabrik tekstil di sukabumi, terpaksa harus berhenti bekerja karena terkena penyakit miom, setiap 2 bulan sekali, mbak lia terpaksa harus di transfuse darah karena setiap haid selalu terkena pendarahan besar, akibatnya badannya kurus dan pucat, apalagi untuk bekerja 8 jam sehari, untuk sekedar naik mobl dengan goncanganpun, mbak lia mengaduh kesakitan, dari sukabumi subuh hari dan baru sampai ke Jakarta jam 10 pagi. Dengan harapan besar akan sembuh disini, karena sudah pasrah dengan sakitnya, namun masih dengan ketakutan akan kemungkinan terbebani dengan biaya yang cukup besar. Dari sekian jam berbagi cerita dengan mbak lia, saya ikut bersyukur dia sudah mempunyai seorang suami yang terlihat saying sama dia. Dengan memberikan tepukan ringan dan lembut di punggung tangannya sambil tersenyum menenangkan setiap mbak lia berkata tentang kekhawatirannya akan biaya perawatan..Syukurlah Tuhan, Kau beri mbak lia seoang suami yang sangat peduli akan keadaannya, terima kasih…&lt;br /&gt;Atau cerita mbak nisa dari Surabaya, kebetulan dia kena kista sama seperti saya juga,  hanya diameternya lebih besar dari saya 11,7 cm dan tidak berani di operasi seperti saya, bukan karena ketidakmampuan biaya, tapi karena bosnya tidak pernah mengijinkan dia tidak bekerja untuk waktu yang lama, apalagi harus 2 minggu tidak bekerja untuk operasi dan recovery, tidak masuk 1 hari saja telp terus menerus berdering…sehingga dia lbh memilih pengobatan alternative yang mungkin bisa lebih cepat, dari Surabaya, mbak nisa ini menggunakan kereta malam bersama dengan ibunya, sampai pagi hari langsung ke duren sawit dan pulang kembali ke Surabaya malam harinya jam 8 karena tidak ada saudara tempat menginap dan ketika saya tawarkan untuk beristirahat sebentar di kos saya mereka menolak, dengan alas an harus kejar jadwal kereta karena tiket sudah dipesan, bisa dibayangkan betapa lelahnya dia, padahal penyakit kami tidak diperbolehkan terlalu lelah. Syukurlah, pengobatan yang dbutuhkan hanya 2 kali terapi dan mereka tidak harus membelanjakan banyak biaya untuk bolak – balik Surabaya–Jakarta, syukurlah…&lt;br /&gt;Dan cerita lain yang sempet saya dengarkan adalah cerita ibu Juariyah dari Lampung, sebenarnya saya tidak mendengarnya langsung dari beliau karena ibu juariyah sudah sangat lunglai meskipun hanya untuk sekedar bercerita, dia hanya terbaring lemah dengan tatapan mata yang kosong, tapi saya dapat cerita beliau dari adik kandungnya, ibu Ruayah, yang tinggal di Cibitung. Ibu Juariyah menderita komplikasi diabetes dan kanker rahim, pas saya Tanya stadium berapa,adiknya menjawab ndak tau mbak, wong setelah periksa ke dokter sudah harus dioperasi, hanya kakak saya ndak berani… , dengan logat jawanya yang kentel, ibu ruayah ini bercerita ke saya (ternyata mereka adalah keluarga transmigran dari solo)..Operasi yang seharusnya sudah dilakukan sejak 2 tahun yang lalu ini, tidak kunjung dilaksanakan karena banyak hal, alasan pertama dan paling tama adalah komplikasi diabetesnya yang tidak memungkinkan ibu juariyah dioperasi, jadi harus diturunkan dulu gula darahnya sebelum operasi, dan alasan kedua tentu saja biaya..jadilah selain terapi ke dokter untuk diabetesnya, ibu jua ini melakukan terapi alternative untuk kanker rahimnya. Pas saya Tanya sebabnya, adiknya menjawab, karena (yg di crosschekkan dengan keterangan dokter adalaha ibu jua ini menikah di usia 13 tahun!!), dan sering di kuret akibat dulu sering keguguran..jadinya mungkin rahimnya gak bersih. Dan akibatnya karena komplikasi ini, si ibu jua makanannya harus diatur sedemikian rupa, tidak boleh makan nasi mbak, hanya makan kentang dan obat… tiap jeda 2 jam dia minum obat yang berbeda, 2 jam pertama dari alternative buat kanker rahimnya, trus makan kentang lagi 2 gigitan, selisih 2 jam berikutnya obat diabetes dari dokternya…Ya Allah..gimana rasanya??? Dan adiknya kembali menuturkan, kami sudah berobat kemana2 mbak, ke banyak ustadz, ada yang minta smp 6 juta, padahal cuman dikasih minyak saja, mana bukanya jam 11 malam, jadi harus naik ojeg soalnya kan angkot udah pd gak ada mbak, sekali ngojeg 1 motor bayarnya 40 ribu, kalo 2 motor 80 ribu, itu sekali PP aja mbak, belum seminggu harus berapa kali…dan kayaknya kakak saya ini tambah berat penyakitnya karena ninggalin anak bungsunya dilampung yang usianya masih 9 tahun….dia udah punya 4 cucu loh mbak….(4 cucu dan anak terakhir 9 tahun….pasti lelah sekali…perempuan yang hebat!!)..Syukurlah, dia ada adik di Jakarta, Setidaknya dia bisa rutin berobat tanpa harus berpikir bagaimana akomodasinya untuk menginap dllnya..&lt;br /&gt;Adalagi adik Farel yang usianya masih 7 tahun, dengan kelainan bocor pada katup di Jantungnya..pada saat diterapi dia hanya menangis sesegukan sambil memeluk erat ibunya, sangkin sakitnya mungkin,  dia merintih bolak – balik bilang …”ibu, farel mau pulang …”, trenyuh sekali saya melihatnya..anak seusia dia yang seharusnya masih lincah bermain kemana – mana sudah mempunyai kelainan dari lahir, akibatnya badannya kurus dan layu, tidak ceria seagaimana layaknya anak seusia dia Pada saat saya tanyakan ke ibunya, karena adik farel ini terlihat sangat pendiam dan terlihat sangat tdk ekspresif, ibunya bilang..”dia emang jarang nangis mbak, kalau jantungnya lagi sakit, dia hanya merintih dan minta dipeluk..jarang banget nangis…” Subhanallah..tegar sekali..anak sekecil itu, serapuh itu…Hebat!!!!&lt;br /&gt;Dan  dari mereka semua, saya kembali ke diri saya….saya malu….saya sangat malu…apa yang saya derita belumlah sebanding dengan mereka, apa yang saya alami, belumlah ke dahsyat mereka..saya belumlah apa – apa dibanding perjuangan mereka untuk tetap bertahan hidup..tapi saya sudah limbung, saya sudah terlalu banyak memaki, mengutuk dan menyalahkan apa yang menimpa saya sehingga saya sudah sedemikian cepat mengubur impian – impian saya sendiri…saya sudah menjadi sosok yang putus asa, yang kalah…SAYA MALU…&lt;br /&gt;Di sekeliling saya, pada saat saya berada di komunitas itu adalah cerita – cerita cobaan dan derita manusia yang sesungguhnya..yang sangat bisa terlihat dengan mata telanjang..orang – orang yg tidak berdaya, yang jalan dengan tertatih dan muka pucat..yg mengerang kesakitan, yang hanya bisa berucap istighfar ribuan kali ketika mereka tidak berdaya melawan kesakitan pada tubuhnya….tapi..dari komunitas tersebut saya menemukan arti pentingnya sebuah perjuangan dan harapan untuk terus bertahan hidup, sekecil apapun, harus tetap dipupuk dan diperjuangkan….meskipun itu sangat tidak mudah..&lt;br /&gt;Saya belajar banyak dari komunitas ini, saya belajar sangat banyak dari saudara – saudara saya disini, belajar tentang indahnya berbagi, meskipun hanya cerita yang kami bagi..indahnya saling membeikan motivasi dan semangat untuk terus berjuang..jika apa – apa yang dulu saya pelajari hanyalah sebatas motivasi untuk membuat semua kehidpan menjadi lebih baik, di komunitas ini saya yang baru ini, membuat hidup menjadi lebih baik adalah langkah selanjutnya setelah kami berjuang menyelamatkan nyawa kami, berjuang untuk terus bisa bernafas dan hidup…meski semuanya juga akan kembali ke Yang Berkuasa…tapi Tuhan…Saya berjanji…Tahun ini saya akan banyak menata diri saya lagi, saya akan menjadi orang yang seperti dulu, tidak hanya bisa memberikan energi positif untuk diri saya sendiri, tapi juga untuk orang – orang terdekat saya, seperti dulu…saya akan berubah..Saya berjanji Tuhan, saya akan menjadi seseorang yang tidak banyak mengeluh di tahun ini…Saya berjanji akan menerima segala sesuatunya dengan lapang dada, dengan tersenyum ceria, tanpa ada airmata lagi..dan kalaupun harus ada airmata yang terjatuh, biarlah itu saya tumpahkan di hadapanMu Tuhan, tidak di Hadapan Siapapun.. dan saya akan kembali merangkai impian – impian saya yang sempat saya kubur dalam – dalam…. Saya berjanji…&lt;br /&gt;Special Thanks to: Mbak Lia, Mbak Nisa, Ibu Juariyah, adek farel dan Mamanya..Mudah2an kita tetep bersaudara ya..dan sama – sama sembuh dari sakit kita selama ini..Amiiiiiinnnnnnn&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9176296206505486861-3669549358848441369?l=nellrose.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nellrose.blogspot.com/feeds/3669549358848441369/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9176296206505486861&amp;postID=3669549358848441369&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176296206505486861/posts/default/3669549358848441369'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176296206505486861/posts/default/3669549358848441369'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nellrose.blogspot.com/2008/01/harapan-terbesar-di-2008.html' title='Harapan terbesar di 2008'/><author><name>Nell Rose</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03502699889541608187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_s_20yv0s21Q/R4Q-iboUxqI/AAAAAAAAAA4/kFOx0za7_zg/S220/Nelly+1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9176296206505486861.post-6686002624470633957</id><published>2008-01-09T10:04:00.000+08:00</published><updated>2008-01-09T10:49:58.439+08:00</updated><title type='text'>End Year Reflection</title><content type='html'>31 Desember 2007, pukul 15:00 WIB dalam perjalanan pulang dari mengambil obat..sepanjang perjalanan Durensawit –Rawamangun, diangkot 27, saya terinspirasi untuk membuat tulisan ini..mungkin bias dianggap sebagai refleksi akhir tahun dari hidup saya selama 1 tahun ini..tahun 2007, mencatat banyak hal dalam hidup saya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;January 2007&lt;br /&gt;Tahun baru saya rayakan bersama dengan temen kost saya dan sahabat saya di ITS dulu, kami berapi – api untuk pergi ke Monas, itung – itung merayakan awal tahun bersama dengan rakyat garis bawah Jakarta laah..dan ternyata berbagi kebahagiaan dengan mereka sungguh sangat melegakan..duduk di rumput monas, makan gorengan dan kembang gula favorit saya..sempet kehujanan…naik pager monas…rasanya sungguh sangat tahun baru dan sangat ‘muda’ hehehehe…&lt;br /&gt;Di awal bulan ini, saya masih di Indokarlo, satu dari sekian member astra otoparts, dan waktu itu masih raker kalo gak salah dan akhir bulan saya ada bussinness trips ke Malaysia (KL, Sungai Siput, Penang), via Singapore dan berlanjut ke Philiphine sampai dengan early February saya tidak di Indonesia (dan hanya sempat mengikuti berita kebanjiran di Jakarta via CNN..sedih banget )….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;February 2007&lt;br /&gt;Awal bulan ini saya masih berada di KL, sampai saat merayakan Ulang tahun ke 25 tahun, saya merayakannya di Concorde Syah Alam dengan surprised party dari beberapa big bos disana…thanks Mr. Said dkk.. dan Ucapan Selamat Ultah special di detik pertama ultah saya dan satu2nya dari Indonesia.. (thanks abang…L.U..), kami move dari Concorde KL karena Big Bos saya mau seharian ber Golf Ria diSyah Alam Fyiuhh!!!!..sementara saya diperbolehkan keliling sendirian..hehehehe…dan sampai dengan kurang lebih tgl 5 saya di Philipine, ditempat inilah, karena 2 hari tidak makan nasi..saya sempat merasa ada yang tidak beres dengan sisitem tubuh saya..rasa nyeri di bagian rahim saya sangat kentara, namun, saya coba mengelabui diri…mungkin memang hanya lapar….&lt;br /&gt;Tapi, ternyata, kecugiraan yang sempat saya tutup-tutupi itu benaran ada, sekembalinya saya di Jakarta, saya pendarahan hebat dan harus dirawat di rumah sakit sampai dengan keputusan dokter akan kista saya harus di operasi..pasrah menunggu sampai dengan saya dioperasi, saya sempatkan izin ke atasan saya untuk beristirahat sampai dengan membaik..dengan sedikit keberatan, beliau akhirnya mengizinkan..Masa recovery saya hanya 1 minggu setelah operasi dan tentu saja dengan dampingan dari ibunda tercinta yang rela berbagi tempat tidur sempit dengan saya selama di Jakarta ;p , saya kembali dituntut untuk bekerja .masih dengan langkah yang tertatih saya berangkat mencari sesuap nasi dan segengam beras lagi..hehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maret, April, 2007&lt;br /&gt;Bulan ini kalo gak salah saya disibukkan dengan audit dari customer saya dari Australia…kalo bicara audit, saya males menulis dan saya yakin sekali pasti juga sangat tidak menarik untuk dibaca. jadi saya skip aja yaaa…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mei 2007&lt;br /&gt;Di bulan ini, ada satu tanggal bersejarah buat saya (yg saya jadikan password HP saya sampai dengan saat ini, 27 Mei 2007..(saya yakin mungkin dimuka bumi ini hanya 2 orang yang tahu tentang makna tanggal ini hehehehe), yang pasti di tanggal ini, saya berhasil menginjakkan kaki saya untuk pertama kalinya ke Sumatra, dikampung halaman orang yang saya cintai dengan segenap hati saya…impian saya yang terpendam lama ini akhirnya dipenuhi lewat tangan orang yg saya sayangi….makasih abang..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juni, Juli 2007&lt;br /&gt;2 Bulan ini, saya berjuang mewujudkan mimpi saya dengan membuat sebuah system di pabrik besi tempat saya bekerja. Dari buat struktur organisasi baru, management policy, tatib bekerja, SOP system sampai mesin, sampai perancangan seragam, logo, tanda karyawan, sampai dengan rumus pembuatan harga dan penawarannya…kasarnya, saya yang menguasai pabrik tersebut…dan saya sangat nyaman dengan posisi tersebut, sampai dengan ada sebuah tawaran bekerja di organisasi international yang selama ini saya impikan mengabdi di dalamnya UNICEF.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agustus 2007&lt;br /&gt;Bekerja di International Organization, membuka kembali wawasan dan soft skill saya tentang humanisme yang cukup lama terkubur oleh kesibukan dunia kapitalisme tempat dimana saya bekerja selama ini, otak yang selama ini terpenuhi dengan hitungan sekian persen profit yang harus saya buat untuk bonus akhir tahun yang pasti menggiurkan jumlahnya menjadi fresh kembali dengan hitungan berapa banyak yang harus saya peroleh untuk membantu anak – anak Indonesia (meski semua juga tidak lepas dari target), setidaknya ketika saya bekerja, fokus utama saya lebih kepada bagaimana anak-anak Indonesia menaruh harapan besar ke saya (cieee)….intinya saya belajar banyak dari UNICEF, tentang pola kerjanya, tentang culturenya (terutama hobby semua orang untuk selalu merayakan segala sesuatu dengan party dan party..yang tentunya makan dan makan…;p )…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;September, Oktober, Nopember 2007&lt;br /&gt;Di bulan ini saya berkecimbung dengan kesibukan di UNICEF, kesibukan mengumpulkan alumni kantin ITS untuk halal bi halal dan reuni di Jakartasini.. pun kesibukan mencari obat permanent untuk penyakit saya..plus restu orang tua mungkin ya..hehehhe…yang pertama bisa lah teratasi, sedang selanjutnya kayaknya kok susah banget ya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desember 2007&lt;br /&gt;Di Bulan ini, saya banyak menemukan hal baru, diantaranya proses saya mulai mengubur semua impian saya, pelan – pelan saya timbulkan kembali, karena saya sedang mencoba pengobatan alternative..sebenarnya, hanya diakhir bulan saya mulai optimis menatap impian dan obsesi saya ke depan, dan saya benar2 ingin menjadi orang yang banyak bersyukur dengan apa yang tertimpa ke saya, apa yang teranugrah ke saya..mudah2an awal tahun 2008, saya bisa berubah menjadi ‘baru’ ala saya sendiri, dan tidak pernah menyesali kesalahan langkah yang pernah saya tempuh untuk masa depan yang sempat pernah akan saya gadaikan ini seperti kata satu dari sekian saudara saya tercinta Bom-bom…mudah2an semuanya berakhir dengan indah….Doakan saya kawan!!!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9176296206505486861-6686002624470633957?l=nellrose.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nellrose.blogspot.com/feeds/6686002624470633957/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9176296206505486861&amp;postID=6686002624470633957&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176296206505486861/posts/default/6686002624470633957'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176296206505486861/posts/default/6686002624470633957'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nellrose.blogspot.com/2008/01/31-desember-2007-pukul-1500-wib-dalam.html' title='End Year Reflection'/><author><name>Nell Rose</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03502699889541608187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_s_20yv0s21Q/R4Q-iboUxqI/AAAAAAAAAA4/kFOx0za7_zg/S220/Nelly+1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9176296206505486861.post-1325444178811428197</id><published>2008-01-09T09:59:00.000+08:00</published><updated>2008-01-09T10:03:58.663+08:00</updated><title type='text'>Kebodohan Saya</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Pagi ini, saya membuat sebuah kebodohan baru lagi…dengan alasan mau test pisau cukur alis masih tajam atau sudah tumpul, saya goreskan dengan keras..bukan ke kertas atau ke kain atau hal lainnya..tapi saya goreskan ke kulit paha saya…jadilah darah mengucur deras dan membuat koleksi luka di tubuh saya bertambah satu, yang terbaru ini dengan diameter 2 cm…bodoh ya….;p&lt;br /&gt;Sambil meringis kesakitan, saya mecoba feedback ke beberapa kebodohan – kebodohan yang pernah saya lakukan, dan semuanya berawal dari rasa ingin tahu yang berlebih, dan keinginan kuat untuk mencobanya…&lt;br /&gt;Dulu….pada saat saya masih kulaih semester 5, saya ingin sekali tahu ttg kinerja mesin ATM, ada warning di mesin ATM kampus pada saat itu, jika uang tidak diambil selama (kalau tidak salah 20 detik), maka ATM akan menelan kembali uang yg telah dikeluarkannya. Saya penasaran sekali akan apa yg terjadi ketika uang yang akan saya ambil itu tertelan lagi..dan tanpa berhitung, saya proses pengeluaran uang di ATM tersebut..dan lagi – lagi tanpa berhitung lebih jauh…saya keluarkan semua sisa transferan orang tua untuk bayar SPP..dengan senyum2 simpul, saya cuekin uang yang sdh terdebet itu sampai dengan mesin menelan kembali…komentar saya setelah mesin menelan kembali uang tersebut…oalah..cuman gitu…, saya pencet kembali jenis transaksi untuk mengeluarkan sejumlah uang yang tertelan tadi…whaaaatttttt…kok saldo tidak mencukupi, cek saldo..cek saldo..whaaaaattttttt kok tinggal 50 rb..kemana uang saya…??????&lt;br /&gt;Dengan wajah pucat dan badan yang lemes, saya keluar dari mesin ATM yang udah lebih dari 15 menit saya tungguin, tanpa hasil…gimana gak lemes..2 hari lagi batas akhir pembayaran SPP…uang dari manaaaaaaa?????, mulailah saya curhat dengan seadnya cerita tanpa ditambahi atau dikurangi ke temen2 sekaligus juru selamat saya jika saya sedang kelaparan di kampus dulu..mereka enteng aja bilang…goblok bgt sih kamu, kalo mau nyoba, kenapa gak 20rb aja..kenapa harus semua uang tabungan kamu…..jadilah..kami semua repot untuk mengembalikan uang tersebut sampai dengan 2 hari berikutnya, setidaknya sampai dengan batas akhir pembayaran SPP selesai. Bolak balik BNI gubeng ke ITS, prosedurnya mbulet sak mbulet mbuletnya..sampai saya kerahkan semua kemampuan saya bernegosiasi, halus sampai dengan kasar dan menarik perhatian nasabah lain ;) (maaf BNI gubeng…) dan untunglah saya tidak sempat orasi di sana, karena keburu diantar ke lantai 3…hehehehe, dan akhirnya dari proses yang sangat melelahkan tersebut, uang saya bisa dikembalikan tanpa harus menunggu report dari mesin ATM di ITS yang hanya bisa diambil setelah uang di ATM habis…duh Gusti..Matur Nuwun…&lt;br /&gt;Berbicara tentang kebodohan – kebodohan saya, memang lebih banyak dikarenakan keisengan saya dan rasa inghin tahu yang berlebih, ketika naik angkutan umum dengan kecepatan tinggi, kadang saya berpikir apa ya yang akan terjadi jika saya tiba2 melompat dari atas sini..atau tiba – tiba berpikir, apa yang yang bakal terjadi jika saya bakAr seluruh kota…hahahahahahhahaha..kata orang itu bisikan, tapi sejauh mana saya menuruti jiwa dan pikiran radikal saya, sejauh ini masih cukup tertoleransi kok…;p&lt;br /&gt;Kebodohan besar saya yang terbaru adalah berbicara tentang keputusan saya menggadaikan seluruh masa depan saya demi kesembuhan penyakit saya…lagi – lagi ya…&lt;br /&gt;Bentuknya seperti apa, sepertinya tidak perlu saya jelaskan terlalu detail ya masalah pergadaiannya… terlalu privacy ;p&lt;br /&gt;Saya memutuskan dengan drastis, bahwa saya tidak akan terklalu menaruh harapan besar ke masa depan saya untuk meraih semua impian dan ambisi saya, yang saya perhatikan hanyalah bagaimana saya menemukan seseorang untuk memberikan anak ke saya, as soon as possible..ketemulah seseorang tersebut, baik, menarik, lembut, smart, bicara apa yg telah dan sedang dia punya sama sekali tidak masuk hitungan saya, karena yang saya perlukan adalah factor genetic dia, bukan apa yang telah dia punya dan dia raih…sama sekali tidak masuk hitungan saya…Masa lalu dia..yaaahhh cukup tahu sekilas lah..dan kebetulan memang tidak terlalu baik..cuman ada satu orang terdekat saya yang sempet bilang seperti ini..semua laki-laki itu brengsek nell, carilah dari mereka yang kadar brengseknya paling sedikit ;p bener juga..dan lagi..past is a past..seburuk apapun dia dimasa lalu, ketika sekarang dia baik dan care sama saya, kenapa saya harus take an attention to his past…EGP kali yaaa….lebih baik mantan preman bukan, ketimbang calon preman..hehehehe&lt;br /&gt;Dia baik..beneran baik, lembut..bangeeettt, charming..hehe..nice lah..lagipula smart enough dan yang terpenting dia mau jadi partner belajar…hehehehe&lt;br /&gt;Kalo menurut bahasa temen saya, taraf suka atau ketertarikan seorang perempuan terhadap laki – laki itu ada 3, pertama adalah ketertarikan fisik yang berasal dari perhatian dia secara fisik kepada laki laki, baik berupa penampilan, perhatian, kasih sayang dan segala hal yang bersifat fisik dan perlakuan. Yang kedua adalah ketertarikan secara rasional, yang berdasar kepada pekerjaan, kemapanan dan masa depan dia, sedangkan yang ketiga adalah ketertarikan secara emosi yang intinya, kata temen saya ini mau loe jelek, kere..gw tetep suka sama loe…Nah.tahap saya sama si partner saya masih di tahapan pertama, ketertarikan fisik…karena saya gak tertarik sedikitpun sama apa yang dia punya tuh…..mungkin cukup menggiurkan dengan sekian ‘kemapanan’ yang sudah dia miliki, tapi..go to hell with that..saya bias kok cari uang makan dengan tenaga saya sendiri..kayaknya kok kasian sekali ya ketika seorang perempuan memilih menyukai seorang laki – laki hanya karena ingin menumpangkan hidupnya ke laki – laki tersebut..menyedihkan sekali berpikir menjadi parasit bagi hidup orang lain….saya yakin hanya perempuan bodoh yang berpikir tentang hal tersebut!!!!!&lt;br /&gt;Kembali pada si partner saya ini, sikapnya yang cukup nice, lembut, dan care ini ‘sempet’ membuat saya benar – benar berpikir bahwa dia telah berubah, dan tentu saja, saya juga akan berubah, karena saya termasuk orang yang cukup cepat berimprovisasi kok..hahahahahha, dan setelah cukup lama saya mengenal dia, ternyata anggapan bahwa dari 10 orang laki – laki, 9 orang brengsek dan 1 orang adalah gay itu bener banget.dan hebatnya dia mengakui itu dengan sangat berbesar hati dan sangat jujur….&lt;br /&gt;Ketidaksiapan dia terikat secara resmi itu mutlak, saya tidak tahu sampai kapan..mungkin yang dia inginkan adalah sosok dimana dia bisa menjalin sebuah special partnership tanpa adanya keterikatan emosional sama sekali…..fine..jika saya tidak sakit..mungkin saya don’t care dengan semua itu..umur masih muda, banyakin seneng2 aja…tapi kan saya harus berpikir banyak..dan itu tidak mudah.&lt;br /&gt;Kadang, saya berpikir ini adalah wujud kebodohan saya yang lainnya lagi…yang terlalu berprasangka bahwa orang bisa dengan mudah berubah dari tidak baik menjadi sangat baik..atau benar – benar berubah total..ternyata tidak semudah itu ya….&lt;br /&gt;Namun, dengan mengatasnamakan perjanjian sebagai hanya partner belajar, saya tidak bias terus memupuk harapan dan perasaan saya ke dia, karena saya kok feeling semuanya hanya akan sia2..bukan sebuah judgement seperti yang selama ini dia tuduhkan ke saya, bahwa saya termasuk orang yang sangat mudah justifikasi seseorang….bukan ini bukan sebuah judgement..saya hanya mencoba menganalogkan dari sekian waktu yang saya coba belanjakan bersama dengan dia..dan ternyata semuanya tidak menghasilkan apapun..kecuali hanya sedikit kenangan manis dan lebih banyak kebersamaan yang sia2…..&lt;br /&gt;Tapi..bagaimanapun juga, dia pernah mengutarakan sebuah niat baik ke saya bukan, mau membantu saya dengan tulus..hanya sayang ya..seiring berjalannya waktu, ternyata niatan baik saja tidak cukup…dan pembuktianlah yang benar2 diperlukan…&lt;br /&gt;Untuk Partnerku yang tersayang (saya yakin dia membaca blog saya ini)….Maafkan semua yang telah terucap dari aku yang mungkin telah menyakiti hati kamu..aku hanyalah makhluk tuhan yang tidak sempurna, yang juga tidak biasa berbicara manis selayaknya perempuan – perempuan lain yang mungkin pernah deket dengan kamu..aku hanya mencoba berbicara jujur, seperti yang kamu minta..inilah yang ada dalam pikiran aku, saat ini…tentang kamu, tentang yang sempet terjalin diantara kita meski hanya dalam waktu yang sangat singkat…&lt;br /&gt;Benar…seperti bahasa kamu, bahwa kita adalah 2 orang yang sebenarnya takut berkomitmen, tapi mencoba untuk berani..dan sekarang memang kita sama – sama menarik diri dan buat batasan – batasan diantara kita….., sayangnya ketika aku mencoba untuk membuka diriku, kondisi dan keadaanku, perasaan, dan segalanya…tidak satu katapun yang aku tahu ttg ‘kondisi’ kamu..Not Even one Word..and why I should heard something real about you from other person????&lt;br /&gt;Tapi BTW….aku ingin berkata dengan sejujur-jujurnya bahwa kebersamaan kita yang singkat itu sangat berarti bagi aku..sangat berkesan bagi aku…kamu pernah menjadi bagian special meski tidak ada orang lain yang tahu tentang kita…hari – hari dimana kita berbagi cerita dan tawa bareng…taruhan bareng…rencana sholat EID bareng  (tapi gak jadi ;) )…semuanya indah kok…dan aku berharap dari lubuk hati yang paling dalam, suatu saat nanti, kamu akan bercerita yang sejujurnya sama aku..apa yang kamu rasakan saat itu…kamu akan mengatakan yang sejujurnya apa yang terjadi pada saat itu sampai segalanya menjadi tidak seperti yang kita harapkan…dan mudah2an itu bias membuat aku mencoret satu hal ini dari daftar kebodohan – kebodohan baruku…dan mengubahnya menjadi hal yang aku bias mencatatnya sebagai satu dari sekian kenangan yang harus aku jaga dalam memoriku…&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9176296206505486861-1325444178811428197?l=nellrose.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nellrose.blogspot.com/feeds/1325444178811428197/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9176296206505486861&amp;postID=1325444178811428197&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176296206505486861/posts/default/1325444178811428197'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176296206505486861/posts/default/1325444178811428197'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nellrose.blogspot.com/2008/01/kebodohan-saya.html' title='Kebodohan Saya'/><author><name>Nell Rose</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03502699889541608187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_s_20yv0s21Q/R4Q-iboUxqI/AAAAAAAAAA4/kFOx0za7_zg/S220/Nelly+1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9176296206505486861.post-3836852423186631184</id><published>2007-11-13T18:58:00.000+08:00</published><updated>2007-11-13T19:05:01.540+08:00</updated><title type='text'>Dia</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Aku mencintai dia dengan segenap hatiku..dan mungkin perasaan itulah yang membuat aku dengan tidak sadar punya keinginan untuk mendominasi hidup dan pikiran dia untuk terus berpikir ttg aku seperti aku juga berpikir ttg dia selama ini.dia sudah menguasai alam pikiranku, secara total..dia benar2 mendominasi hidup dan hari2ku untuk tidak dapat melihat sisi menarik yang mungkin terdapat dalam diri laki2 lain…seperti candaan yang sering dia lontarkan kepadaku, bahwa “saya memang membebaskan kamu untuk bergaul dengan siapapun, laki-laki manapun, tapi saya tutup mata kamu agar tidak bisa melihat kebaikan lelaki lain”…ironis bukan, candaan dia seratus persen benar, dan kami seringkali entah secara serius ataupun bercanda sudah sama – sama tahu bahwa yang kami lakukan adalah sebuah kesia-siaan..tapi yang terjadi adalah ketika tekad untuk menjauh dan menghilang dari hidupnya akan luruh berantakan ketika aku berhadapan kembali dengannya, ketika aku menatap matanya, ketika dengan begitu lembut dia menyusuri wajahku dengan punggung jarinya…aku mencintainya, dan tidak mungkin meninggalkannya..semata2 bukan karena aku tidak mau menemuinya lagi, tapi selain itupun aku berbicara ttg egoisitasku, bahwa aku butuh akan dia..&lt;br /&gt;Mungkin memang egois berpikir aku menikmati setiap detik saat aku bersama dengan dia, tapi apakah aku tidak boleh merasakan dekapannya hanya untuk sekian menit, apakan aku tidak boleh merasakan kelembutannya untuk sekian menit dari seluruh hari2nya..yang dalam hitungan minggupun, belum tentu aku mendapatkan waktu untuk bersamanya sekian menit..haruskah aku selalu menuntut, mendahului pertemuan dengan marah, ngambek, untuk sekedar menyatakan secara tersirat bahwa aku demikian merindukannya…apakah aku harus selalu terlihat seperti perempuan yang tidak tahu diri ketika aku menuntut sekian persen dari seluruh waktunya diberikan untukku???&lt;br /&gt;Jika boleh memilih, aku akan lebih tenang menunggu dia datang memberikan waktunya dengan sukarela ke aku? menghabiskan waktu yang dia berikan bukan sekedar formalitas ataupun tanggungjawab moral karena kedekatan kami. aku ingin setiap dia bersamaku, yang terasa hanya kenyamanan dari gerak tubuh dan tatapannya, gurauannya, kemesraannya…&lt;br /&gt;Setiap aku berusaha memancing emosinya..agar dia membenciku…setiap itu pula aku terluka..aku menyakitinya dan aku menyakiti diriku…&lt;br /&gt;Aku sakit…yah.realita itu seperti sebuah tamparan keras di kehidupanku dan mungkin sebuah isyarat dari Tuhan bahwa aku harus secepatnya melupakan dia, aku harus membunuh rasa dalam diriku, aku harus melangkahkan hidupku…mungkin jika penyakit ini tidak datang, aku akan berpikir untuk terus menikmati peranku disisinya, sampai benar2 egoisitasku terpenuhi..sampai dengan aku bisa memilikinya dengan seutuhnya…jahat sekali ya aku…..&lt;br /&gt;Disaat lain, aku sadar bahwa aku harus berjuang untuk hidupku sendiri, aku harus secepatnya membuka mata dan hatiku..mungkin memang cinta tidak harus memiliki, tapi apakah aku salah ketika aku meratap dan terluka pada saat aku benar2 merasakan arti mencintai yang sebenarnya namun aku tidak mampu menyempurnakannya, karena keadaan yang sangat tidak memungkinkan…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Seringkali..aku bergurau ingin meminta buah cinta kepadanya..setidaknya itu akan menghapus luka dengan menggantikan posisinya dengan seorang anak yang mewakili keberadaannya dala hidupku, seorang bayi yang akan memberiku kasih saryang seutuhnya dan bisa aku miliki, sebagai perwujudan dirinya dan buah cintaku..(aku tidak berani menyebut buah cinta kami, karena aku yakin, dia tidak akan setuju dengan sebutan itu)meski dan meski, aku bisa melihat apa yang dia rasakan terhadapku di tatapan matanya..Kadang aku sangat berharap, dia katakanan sesuatu yang buruk ttg aku, sesuatu yang melecehkan harga diriku..aku ingin dia membuatku membencinya…aku ingin dia membuatku berpikir bahwa dia bukan manusia sempurna dalam pikiranku, yang selalu mengganggu pikiranku setiap kali tidak ada sesuatu yang menarik perhatianku, dan segala yang penting yang aku kerjakan dan bisa membuat pikiranku bisa melupaknnya sejenak hanya bertahan tidak lebih dari hitungan menit…Aku sadar yang aku lakukan sangat membebani perasaannya, kmrn aku sempat mendengar cerita salah seorang sahabatku, bhawa ketika sahabat perempuannya yang lain measa cemburu karena dia menghabiskan waktu dengan orang lain, ketika dia tertawa2 dengan orang lain, ketika dia tidak pernah menamuinya lain, dan menuntut serta terlihat mulai berusaha mendominasi dia, dia sangat tidak nyaman dan setelah itu kunjungan ke sahabatnya itu hanya sebatas satu formalitas dan tanpa ada keihklasan, apalagi menikamati waktu yang terbelanjakan bersamanya…aku takut..dia akan berpikir hal yang sama seperti sahabatku..aku takut apa yang dia rasakan luntur dan bahkan hilang sama sekali akibat tuntutanku yang membuatnya kewalahan…tapi….aku hanya perempuan biasa, aku hanya perempuan yang membutuhkan kehadiran orang yang aku sayangi dan menyayangi aku setidaknya sekian jam dari 1 minggu yang ada dalam hidupku..aku tidak menuntutnya menemuiku setiap hari, aku tahu..selama ini..dari dahulu aku pernah menjalin kasih, aku bukanlah sosok posesif yang ingin selalu menghabiskan setiap detik bersama dengan orang yang aku cintai…bahkan aku menganggap berlebihan untuk cerita2 teman2 sebayaku ketika mereka mengatakan pada saat mereka mencintai orang dengan sangat, mereka akan meminta kekasihnya untuk selalu ada disampingnya, setiap saat, setiap detik dalam hidupnya…..tidak..demi tuhan aku tidak pernah berpikir seposesif itu..Aku tidak berdaya..benar2 menderita..bukan olehnya..seperti yang selama ini dia klaimkan ke aku bahwa seolah2 aku berusaha memberitahukan bahwa aku dibuat menderita oleh apa yang dia lakukan…aku sedih mengetahui dia berpikir seperti itu..aku hanya perempuan biasa..yang merindukannya ada disisiku, untuk menceritakan apa yang aku rasakan hari ini, untuk memelukku ketika penyakit keparat ini melakukan aksinya..untuk mendekapku ketika aku menangis dan merapuh..dan saat aku berusaha ikhlas dengan tidak adanya dia disampingku pada saat aku benar2 membutuhkannya..aku hanya mengatakan merindukannya secara langsung ketika apa yang aku rasakan benar2 tak tertahakan..dan selalu saja, itu salah waktu..aku tidak menderita karena dia, aku menderita oleh perasaanku sendiri, aku tersiksa oleh perasaanku sendiri, yang mungkin sangat berlebihan…&lt;br /&gt;Aku dipaksa untuk membuka mata bahwa aku tidak mungkin menantinya..bahwa segala yang aku rasakan mungkin akan sia – sia disaat yang dia rasakan sudah mulai luntur dan hilang..yang mungkin juga aku ragu dia akan berubah..aku tidak pernah tahu secara langsung, seberapa besar yg dia rasakan kepadaku, sedalam apa yang dia alami ke aku…aku hanya menebak – nebak, berusaha menggali lebih jauh lewat tatapan matanya saat berbicara denganku, lewat sentuhan dan belaian lembutnya, lewat kemesraan dan bahasa tubuhnya, lewat pelukan eratnya…aku hanya menebak – nebak..dan aku yakin sebagian besar yang aku rasakan dan aku simpulkan adalah benar..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Aku ingin mengakhirinya..setidaknya aku mencoba bersikap egois dengan berpikir bahwa aku harus menyebuhkan penyakitku dengan mencari pasangan hidupku..dengan mencari seseorang yang bisa memberikan janin ke rahimku..ketika beberapa kali aku coba minta dari dia dan dia tolak dengan sangat jelas…aku harus merangkak perlahan untuk memulai hidupku lagi…&lt;br /&gt;Aku limbung…tapi..tidak ada salahnya kan, kalo aku terus mencintai dia, setidaknya hingga tuhan menentukan hal lain, aku ingin memberikan kenangan indah disaat2 akhir keberadaanku dalam hidupnya..aku hanya ingin memberi dan memberi..aku harus selalu tersenyum..dan aku ingin memastikan dia baik2 saja, dia tidak terluka dan tersakiti lagi..aku hanya ingin memberikan kesan yang berarti selama 1,8 tahun kedekatan kami, aku ingin dia tahu..aku tidak pernah menyesal dengan apa yang telah aku alami, aku ingin dia tahu bahwa 1,8 tahun ini, aku merasakan rasa yang begitu indah…dan pengorbanan apapun tidak sebanding dengan indahnya apa yang akan aku kenang sampai nanti di akhir hayatku..&lt;br /&gt;Aku yakin Tuhan pasti menyayangi aku, seburuk apapun yang telah aku lakukan dalam mengkhianati kasih sayangNya selama ini, Dia memberi peringatan bahwa aku harus cepat melupakan dia, yang disisi lain akan sangat menyakitkan, karena aku begitu mencintainya….dengan datangnya penyakit ini..namun, aku jadi berpikir bahwa mungkin aku ditakdirkan untuk tidak selalu menjadi baik disetiap jalan hidupku..aku akan berusaha memiliki anak dengan atau tanpa menikah..dengannya atau dengan orang lain..jikalaupun dia tidak akan mau memberikan janin ke rahimku, aku akan mencarinya dari orang lain yang tidak akan merasa terbebani dengan menanamkan benih ke aku….&lt;br /&gt;Tuhan..aku sangat lelah..kenapa Engkau harus memberi hambaMu yang hina ini cobaan perasaan..mengapa Engkau tidak memberikan cobaan hambamMu yang hina ini dengan cobaan kelaparan, seperti 2 – 3 tahun yang lalu..hamba pasti bisa mengatasinya..tanpa pernah terpikir untuk menganggapMu tidak adil…&lt;br /&gt;Bisakah Engkau karuniakan perasaan yang seindah ini buat hambaMu yang hina ini, untuk hamba pasrahkan kepada sosok lain, kepada lelaki lain, yang boleh hamba miliki sepenuhnya???&lt;br /&gt;Tapi, sudahlah..aku mencintainya..meskipun jika harapan kami terkabul bahwa suatu saat kami akan saling  melupakan, aku tetap ingin mengingat bahwa saat itu begitu indah..dan aku tidak yakin akan bisa mencintai lagi dengan kapasitas rasa yang sama.&lt;br /&gt;Dan sementara menunggu saat itu sadang, aku ingin memberikan kenangan termanis untuk dia, untuk hidup dia, sampai jika suatu saat nanti aku sudah pergi dari hidupnya..dia tidak akan menganggapku membuatnya menderita…aku akan berusaha membuatnya bahagia, nyaman, meski itu harus dengan melawan keinginanku sendiri selaku perempuan yang merindukan pelukan laki-laki yang dia cintai…&lt;br /&gt;Aku akan tetap berada disampingnya, hingga saat dia katakan atau ucapkan sesuatu yang mengindikasikan tidak adanya lagi rasa yang sama dalam dirinya untukku…mungkin, ketika saat itu datang..aku akan undur diri dengan segala ketabahan dan kekuatan hatiku..aku yakin, aku bisa tegar, meski itu tidak mudah..tapi aku pernah berhasil untuk mentertawakan nasib 2-3 tahun yang lalu juga bukan??? Dan aku berhasil bangkit dan berjuang sendirian menghadapinya…aku yakin..aku perlahan – lahan belajar untuk bisa mentertawakan nasib dan takdirku yang sekarang..dan aku tetap akan seperti dulu, berhasil berjuang sendirian dan aku akan sangat menyesal seandainya suatu saat nanti bertemu kembali dengannya pada saat dia sedang tidak bahagia atau terluka…aku hanya ingin membuatnya bahagia karena aku demikian mencintainya…..&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9176296206505486861-3836852423186631184?l=nellrose.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nellrose.blogspot.com/feeds/3836852423186631184/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9176296206505486861&amp;postID=3836852423186631184&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176296206505486861/posts/default/3836852423186631184'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176296206505486861/posts/default/3836852423186631184'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nellrose.blogspot.com/2007/11/dia.html' title='Dia'/><author><name>Nell Rose</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03502699889541608187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_s_20yv0s21Q/R4Q-iboUxqI/AAAAAAAAAA4/kFOx0za7_zg/S220/Nelly+1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9176296206505486861.post-6116488442242709218</id><published>2007-11-13T18:54:00.000+08:00</published><updated>2007-11-13T18:55:28.493+08:00</updated><title type='text'>Hmmm.....makan...</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Hari ini saya makan siang pake nasi padang (lagi!!)...sebungkus penuh stereofoam (mudah2an tulisannya tidak salah) berisi nasi putih biasa (tidak mungkin nasi uduk kan??) bersayur rebusan daun singkong sambel, lalap ketimun dan ayam panggang...&lt;br /&gt;biasanya seenak apapun nasi padang, tdk pernah bisa menerbitkan air liur dibanding dengan makan nasi plus kerupuk atau gorengan sama sambel made in " tangan dewe"...apalagi, karena bergaul dengan banyak orang padang, membuat saya relatif lebih sering mengkonsumsi nasi padang dibandingkan sewajarnya..sekali lagi, kadang dibuat tidak ada pilihan lain..contohnya, jika saya mau nitip temen kost cowok yang orang padang, saya selalu order makanan selain nasi padang..tapi ujung2nya, bungkus nasi yang sampai ke hadapan mata saya dan siap tersantap adalah nasi padang lagi....alasan teman baik saya "suka-suka gue donk..yang beli gua..."..mau ngomong apa coba?? ngomel, percuma, buang energi..gak ngomel...emosi...tapi ya...akhirnya terlahap juga....sampai habis...&lt;br /&gt;banyak orang padang (yang menurut saya, semua orang padang yang pernah mampir di hidup saya atau bercokol di history hidup saya, semuanya chauvinis....kebanggaan mereka akan padang terlihat sedikit berlebihan...hehehe..) yang bilang bahwa menyantap nasi padang di jawa dengan di padang rasanya beda....apalagi nasi kapau...&lt;br /&gt;mencoba untuk berkunjung dan untuk yg pertama kalinya dalam sejarah hidup saya menginjakkan kaki di pulau sumatra...(nazar saya jika keluar dari kerjaan..), sumatra bagian manapun..karena darik seluruh wilayah kepulauan indonesia bagian barat yang belum pernah saya kunjungi adalah sumatra...beruntungnya saya, seorang sahabat terkasih dan baik hati, menawari saya mbuntut kepergian dia ke sumatra..tepatnya padang..(sumatra banget ya..), dan sekaligus berniat mencicipi nasi kapau...&lt;br /&gt;tapi nasib berkata lain..sampai di padang, istirahat sebentar, jalan ke bukittinggi..dan sampai tepat di depan jam gadang, puluk 12 malam...mana ada nasi kapau yang buka.sementara esok paginya, sahabat saya di kejar untuk jadi pembicara di suatu seminar di padang..alhasil saya hanya foto sebentar, dan kemudian kembali ke padang...&lt;br /&gt;tapi saya sempat merasakan nasi padang di padang, dan rasanya memang sedikit beda...buktinya saya makan lahap semua sajian padang yang ada di depan mata..padahal sekelas sederhana-pun, kadang saya malas untuk menyantap....&lt;br /&gt;kembali ke nasi padang yang sedang saya lahap sembari membuat tulisan ini...seharusnya sebagai orang jawa..dan warga negara indonesia yang tahu..ragam kuliner indonesia, sangatlah banyak..dan enak!!...sangat enak..sampai dengan detik ini, saya belum pernah menemukan kuliner yang seenak makanan indonesia..mungkin karena saya lahir dan besar di sini..tapi taste spicy yang ada di setiap masakan di indonesia, tidak pernah di temukan dalam masakan manapun yg pernah saya coba..&lt;br /&gt;bicara western food, japanese food, korean food, atau malaysia food...atau mungkin indian food...sangat kalah dengan ragam bumbu yang ada di masakan indonesia..mungkin yg agak mirip masakan thailand ya..&lt;br /&gt;seperti nasi kandar india, di Malaysia, hanya ini satu2nya makanan yang membuat saya lahap menyantap, karena citarasanya sedkit mirip nasi padang, dengan rasa kunyit yang lebih dari 2 kalilipat pada nasi padang...&lt;br /&gt;bagaimanapun..mencari makanan enak yang ada di pinggir jalan dan halal, yg paling mudah saya temui ya indonesia saja...dan seribet apapun indonesia, saya makin cinta, sejak swaya tidak bisa menemukan makanan sejenis nasi padang, nasi lamongan...dipinggir jalan dinegara2 lain..hehehehehe....&lt;br /&gt;tapi btw..tulisan ini saya dedikasikan untuk orang terkasih yang selalu memaksa dengan cara yang sangat halus, untuk mencintai padang dan atribut yang menempel di darahnya....&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9176296206505486861-6116488442242709218?l=nellrose.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nellrose.blogspot.com/feeds/6116488442242709218/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9176296206505486861&amp;postID=6116488442242709218&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176296206505486861/posts/default/6116488442242709218'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176296206505486861/posts/default/6116488442242709218'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nellrose.blogspot.com/2007/11/hmmmmakan.html' title='Hmmm.....makan...'/><author><name>Nell Rose</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03502699889541608187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_s_20yv0s21Q/R4Q-iboUxqI/AAAAAAAAAA4/kFOx0za7_zg/S220/Nelly+1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9176296206505486861.post-4942044946557396761</id><published>2007-11-13T18:53:00.001+08:00</published><updated>2007-11-13T18:54:13.979+08:00</updated><title type='text'>..Maaf..</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Memaafkan…..adalah satu kata ajaib yang sempat saya rasakan lama..sampai kemudian saya menemukan bahwa kata yang sangat jarang keluar dari mulut saya itu amatlah ampuh untuk mengubah dengan drastis suasana hati seseorang…dan keajaiban besar itu saya temukan disebuah taman kanak – kanak di Surabaya, kota tempat saya menuntut ilmu.&lt;br /&gt;Dari seorang anak kecil, saya belajar untuk mengatakan maaf dengan mudah dan ikhlas, dari seorang anak kecil, saya belajar memaafkan dengan tulus…..&lt;br /&gt;Anak kecil tersebut merasa telah berbuat sebuah kesalahan besar dengan menabrak dengan tidak sengaja lutut temannya pada saat dia meluncur di lantai masjid….tempat acara lomba mewarnai anak TK se - Surabaya dilangsungkan, dimana saya waktu itu bertindak sebagai panitia….ringan..dan dengan penuh kesungguhan, dia mengatakan maaf dengan wajah tulus dan penuh pengharapan…maaf….dan sungguh..entah kenapa, saya tergetar melihat pemandangan sederhana itu.&lt;br /&gt;Segalanya memang dimulai dari saat kita dalam tahap pendidikan yang sangat dasar, di sekolah tersebut, semua guru selalu mendahului teguran dg kata maaf dan dilanjutkan dengan bahasa yg sangat santun..tanpa ada kata “jangan”, “tidak boleh” atau dengan intonasi keras sekalipun.. dan mau tidak mau, apa yang menjadi kebiasaan para guru tersebut menular ke anak didiknya, karena fase alpha pada manusia yang lebih besar terkandung pada saat manusia masih kecil akan berperan penuh pada daya ingat masa kanak – kanak..&lt;br /&gt;Mungkin pada saat saya masih dalam tahap piker alpha, saya tidak mendapatkan banyak pelajaran bijak mengenai minta maaf, bertutur sesantun mungkin..karena seingat saya, gaya bertutur saya sudah sangat santun J..dan saya tidak pernah merasa bersalah, jd orang tua jarang menyuruh minta maaf, yg ada setiap kesalahan yang saya buat, bukan maaf yang harus diucapkan sebagai langkah penyelesaikan..tapi sebuah konsekuensi dan hukuman…kebetulan saat saya kecil, kata2 jarang mempan di kepala saya.. J..&lt;br /&gt;Jadilah saya seorang yang kata banyak orang angkuh untuk meminta maaf..tapi bukan berarti saya enggan untuk mengucap satu kata itu..hanya berat untuk terucap meski dengan tidak pernah bisa mengatakan itu perasaan bersalah yang saya rasakan jauh lebih berat dan jauh lebih besar..karena dikalilipatduakan. Rasa bersalah dan rasa tidak bias meminta maaf karena kesalahan tersebut..&lt;br /&gt;Sungguh, dilubuk hati yang paling dalam, saya ingin sekali belajar meminta maaf ataupun memaafkan dengan tulus..dan pembelajaran itu baru saya dapatkan dari teman satu kamar di kost pada saat saya semester 4..bayangkan, betapa terlambatnya saya belajar untuk sesuatu yang sangat mendasar pada suatu jalinan relationship manusia..&lt;br /&gt;Teman satu kamar kost saya selalu dengan sangat tulus mau meminta maaf, sekecil apapun kesalahan dia, dan melihat dia setelah dia meminta maaf, begitu terlihat enteng dan santai saya mulai berusaha untuk ikut menerapkan kebiasaannya..&lt;br /&gt;Pelan namun pasti, saya terbangun dari tidur panjang keangkuhan saya. Saya benar-benar belajar dari level yang paling mendasar sampai dengan sesuatu yang lebih prinsipil..meminta maaf dengan sangat tulus, yang siapapun bis amelihat ketulusan tersebut dari tatapan mata saya..&lt;br /&gt;Sekarangpun, bukan berarti saya adalah orang yang setiap saat selalu meminta maaf ataupun saya peralat kata tersebut sebagai sebuah legalitas untuk berbuat sebuah kesalahan..saya masih juga dalam tahap belajar, dan saya berusaha sekonsisiten mungkin untuk berada di jalur yang saya yakini…memang terbukti, semuanya lebih melegakan ketika bias mengalahkan keangkuhan dan jujur pada diri sendiri, termasuk mengaku salah. Namun mohon dimaafkan, saya juga hanyalah manusia yang masih belajar..dan akan terus belajar untuk meminta maaf dan tentu saja untuk memaafkan..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9176296206505486861-4942044946557396761?l=nellrose.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nellrose.blogspot.com/feeds/4942044946557396761/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9176296206505486861&amp;postID=4942044946557396761&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176296206505486861/posts/default/4942044946557396761'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176296206505486861/posts/default/4942044946557396761'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nellrose.blogspot.com/2007/11/maaf.html' title='..Maaf..'/><author><name>Nell Rose</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03502699889541608187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_s_20yv0s21Q/R4Q-iboUxqI/AAAAAAAAAA4/kFOx0za7_zg/S220/Nelly+1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9176296206505486861.post-65005275237360208</id><published>2007-11-13T18:27:00.000+08:00</published><updated>2007-11-20T17:27:29.508+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#cc0000;"&gt;Aku ingin mencintaimu dengan sederhana&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#cc0000;"&gt;Seperti Kata yang tak pernah diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#cc0000;"&gt;Aku ingin mencintaimu dengan sederhana&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#cc0000;"&gt;Seperti isyarat yang tak pernah disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9176296206505486861-65005275237360208?l=nellrose.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nellrose.blogspot.com/feeds/65005275237360208/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9176296206505486861&amp;postID=65005275237360208&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176296206505486861/posts/default/65005275237360208'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176296206505486861/posts/default/65005275237360208'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nellrose.blogspot.com/2007/11/aku-ingin-mencintaimu-dengan-sederhana.html' title=''/><author><name>Nell Rose</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03502699889541608187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_s_20yv0s21Q/R4Q-iboUxqI/AAAAAAAAAA4/kFOx0za7_zg/S220/Nelly+1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9176296206505486861.post-6107016172955605950</id><published>2007-11-13T18:24:00.000+08:00</published><updated>2007-11-13T18:27:13.658+08:00</updated><title type='text'>Jakarta</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kekasih sahabat saya pernah mengatakan bahwa “ hidup di jakarta&lt;br /&gt;memang penuh dengan kesibukan, bukan sibuk untuk meniti karier tapi kita sibuk untuk bertahan hidup”, tanpa harus berpikir lebih lanjut, pernyataan tersebut memang sangat benar..absolut, setidaknya dalam frame berpikir saya sampai dengan detik ini. Dua tahun bertahan di jakarta, masih tatp menjadikan saya bukan siapa – siapa, setidaknya bukan orang yang diperhitungkan oleh banyak orang, itu baru saya, baru 2 tahun..dan saya teramat yakin ada banyak individu2 yang lebih lama dari saya, lebih dahulu mencoba peruntungan di jakarta&lt;br /&gt;, berbelas, atau bahkan berpuluh tahun yang lalu, masih juga belum menjadi siapa – siapa... Banyak hal yang menjadikan pernyataan tersebut benar, berbekal ijazah dan transkrip nilai dari sebuah perguruan tinggi, nekad mencari peruntungan di ibukota ini, tanpa bekal pengalaman bekerja yang bisa diperhitungkan, mungkin saya bukan termasuk orang yang beruntung...mendapatkan pekerjaan di satu kawasan elit ibukota, digedung mewah dan lingkungan kerja yang sangat modern, pekerjaan yang saya dapatkan, hanya sebatas rutinitas tanpa koma, membuka hari dengan telepon dan salam, bertumpuk aplikasi yang harus di konfirmasi...sampai dengan ucap selamat malam, saya hadapi karena keinginan bertahan hidup tadi...yah..hitung2 pengalaman kerjalah...namun setelah terlewat waktu sekian bulan sampai dengan kata yang terucap terhapal “ selamat pagi pak/bu, saya dari Bank ...., mohon bantuan bla..bla..bla...sangat hapal, sampai sering terbawa mengigau dalam tidur..kemudian karena tawaran untuk penghasilan yang sedikit lebih besar dan atas nama mempertahankan hidup saya mencoba peruntungan dengan pindah pekerjaan...pekerjaan berikutnya dengan sekian tantangan yang menunggu, lingkungan kerja kondusif, temen2 bersahabat, tapi di satu sisi, uang tidak ada, perusahaan bangkrut..!!mencoba bertahan 7 bulan dalam kondisi ketidakpastian tersebut dengan uang yg semakin menipis, alternative memasak pastilah menjadi pilihan utama, memasak nasi putih dan setelah nasi masak, tinggal berbekal garam, bawang merah dan bawang putih plus sedikit penyedap rasa dan saos dan sedikit minyak goreng, jadilah nasi goreng yg ...kalian tahu, rasanya sangaaaattt nikmat jika disantap dalam kondisi sangat lapar, meski tanpa lauk sedikitpun…7 bulan, setiap hari makan dengan menu yg sama persis dan sempat terbersit pemikiran mungkin seperti inilah rasanya orang dipenjara..sampai kemudian kembali dengan bahasa demi bertahan hidup, saya mencari peruntungan lain... Dengan pertimbangan bahwa saya harus mendapatkan uang secepatnya, lowongan dengan alternatif ‘walk in interview’ menjadi pilihan utama, dan berbekal keyakinan akan pengalaman berucap salam setiap hari di sebuah bank swasta nasional, untuk posisi operator premium call adalah lebih banyak peluang yang pasti saya dapatkan...dengan berblazer rapi, meski kedodoran karena pinjam ke teman kost, saya melangkahkan kaki menuju gedung mentereng di kawasan gatot subroto..resepsionis mengantarkan saya masuk untuk bertemu dengan interviewer saya, dengan bahasa pembuka “ mami, ini orang yang mau di interview” Masih dengan prasangka baik, saya memulai sesi interview, yang semakin jauh semakin mengejutkan...sang mami berkata.. “mbak, kami ini perusahaan premium call untuk dewasa, mbak tau sendiri kan, yang biasanya teriklan di halaman depan pose perempuan menantang, nanti jika mbak gabung dengan kita, mbak tidak akan menggunakan nama asli mbak, tapi mbak akan menggunakan nama udara,kita sama-sama dewasa, ini jakarta ya mbak.. untuk ukuran sarjana, saya yakin wawasan mbak lebih banyak, jika dalam pembicaraan mbak per telepon dengan klien dapat diarahkan ke pembicaraan selain sex, saya sangat appreciate, tapi most of man call here to talking about sex. Jam kerja kami terbagi menjadi 3 shift, perbulan gaji yang akan diterima sejumlah 400ribu, dan setiap kali berhasil menghandle 1 menit pembicaraan , mbak akan mendapatkan fee 100 rupiah” kaget..tentu saja, dan meskipun kesan awal dengan melihat pekerja diruangan tersebut semuanya berbalut busana super seksi, yang menurut pikiran orang kampung seperti saya, agak sedikit janggal..saya tetap berusaha untuk bersopan ria..dan sang mami kembali berucap “jika mbak bersedia, mbak besok datang trus ketemu dengan yang namanya X, untuk proses training”..gila, semuanya diolah secara profesional..dan satu kata penutup lagi “ jika diluar jam kerja, mbak mau bertemu dengan klien mbak, itu diluar tanggung jawab perusahaan, hanya 3 syarat yang kami cantumkan, mbak tidak boleh mengatakan nama perusahaan, alamat dan no telp kantor ini, itu harus dirahasiakan”..ok, keep smile and always say thank you...pamit undur dengan baik-baik karena majupun dengan baik-baik.. Kabur dari gedung yang mengejutkan tadi, saya mencoba peruntungan berikutnya, sekali lagi atas nama demi bertahan hidup di jakarta, gedung selanjutnya berjarak 1 km masih di jalan yang sama. Uang di saku hanya tinggal 2000 rupiah, tanpa sisa untuk kembali ke kost yang butuh naik bus 2 kali. Maka berjalan kaki adalah pilihan terbaik..ditengah hari, berbaju rapi, dengan tentengan tas besar dan map berisi lamaran kerja, dan tanpa keberanian menyisihkan 500 rupiah dari 2000 tadi, untuk membeli minuman kemasan gelas..sepanjang jalan yang terngiang lagu sarjana muda iwan fals,lengkap sampai dengan kata ‘maafkan aku ibu’.. Satu minggu kemudian, tawaran ditugaskan ke kalimantanpun saya ambil untuk mempertahankan hidup, banjarmasin..i’m coming...dan 2 bulan yang saya belanjakan dibanjarmasin tidak juga membuat saya lupa terhadap magnet jakarta, dengan segala pelik masalah dan tantangannya..akhirnya berbekal alasan yang tercipta bersama teman saya tercinta, saya kembali ke jakarta...kembali mencoba tantangan berikutnya.. Sampai di jakarta,saya mencoba peruntungan mendaftar menjadipolisi laboratorium forensik POLRI, karena masih mencoba untuk mempertahankan idealisme saya, saya tidak mau dibantu “orang dalam”..seorang jendral, maka sayapun tidak berhasil menembus seleksi tersebut, hal tersebut malah sedikit saya syukuri, karena menjadi polisi berarti kurus, rambut pendek dan hitam...sedikit kurang nyaman untuk berpenampilan sangar ala polwan...lepas dari gagal seleksi, saya kembali mencoba sibuk bertahan hidup dengan mencari jodoh..yang sekarang mau tidak mau sudah menjadi rutinitas hidup saya, kenalan ke kanan dan kekiri..dicomblangin, dijodohin teman..herannya kok ada saja yang tidak match...sampai karena info dari salah seorang teman lama, saya mengajukan diri untuk bekerja di sebuah perusahaan well establised di indonesia.. Masuk ke sistem teratur, mengikuti sistem bentuka orang, dengan supervisi maksimum dan ketat membuat saya merasa berada di neraka lapis pertama....tawaran penghasilan yang bagi sebagian orang yang mengadu nasib di sudirman dan sekitarnya adalah cukup besar, tidak juga mengurangi niatan saya untuk segera mengakhiri pekerjaan tersebut, karena motivasi dari orang – orang terdekatlah, saya merasa punya kekuatan untuk melanjutkan perjuangan saya, tentunya dengan step demi step saya akan mencoba mengurangi cengkraman supervisi maksimum yang menurut saya sangat meng’anak kecil’kan... Namun satu tahun setelahnya, saya akhirnya mendapatkan angin segar dengan berkesempatan untuk mengundurkan diri tanpa harus merasa bersalah terhadap pimpinan tertinggi yang sudah banyak menolong saya..saya bebas menentukan apa yang harus saya lakukan hari ini sendiri....ternyata memang bukan jaminan hidup bahagia karena bekerja di perusahaan raksasa yang sudah teratur.. Ternyata mencoba peruntungan untuk bertahan hidup di jakartamemang sangat menyibukkan dan sangat menyita waktu, bahkan saya mendapatkan banyak protes dan komplain dari sahabat – sahabat saya karena saya tidak pernah membalas sms mereka...mereka menduga saya dengan sengaja melupakan dan meninggalkan mereka..padahal..apalagi uang digunakan untuk berbalas sms, sekedar untuk makan saja saya kerepotan..saat itu baru saya meyakini kebenaran ucapan sepupu saya pada saat saya di wisuda...dia bukan mengucapkan selamat atas selesainya perjuangan saya dikampus, tapi dia mengucap..welcome to the real jungle...!!sepakat banget.... Dan detik ini, dihadapan notebook pribadi saya, saya punya akses penuh untuk menciptakan sistem melalui kepala saya sendiri, dengan metode yang saya yakini benar, dengan supervisi yang sangat minimum....dan saya merasa patut merayakan kemenangan saya dengan diri saya sendiri...sekarang..ada issue yang ingin saya lempar ke anda semua....mana yang anda pilih..menjadi ekor harimau atau kepala ayam???anda sendiri yang bisa menilai kan..seberapa jauh mental anda...piss&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9176296206505486861-6107016172955605950?l=nellrose.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nellrose.blogspot.com/feeds/6107016172955605950/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9176296206505486861&amp;postID=6107016172955605950&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176296206505486861/posts/default/6107016172955605950'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176296206505486861/posts/default/6107016172955605950'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nellrose.blogspot.com/2007/11/jakarta.html' title='Jakarta'/><author><name>Nell Rose</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03502699889541608187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_s_20yv0s21Q/R4Q-iboUxqI/AAAAAAAAAA4/kFOx0za7_zg/S220/Nelly+1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9176296206505486861.post-631267883256749647</id><published>2007-11-13T18:23:00.000+08:00</published><updated>2007-11-13T18:24:40.704+08:00</updated><title type='text'>Question?</title><content type='html'>renungan ini timbul dari hasil perbincangan dan diskusi dengan beberapa temen kantor laki - laki.....tentang keinginan mereka punya cewek berjilbab...&lt;br /&gt;mungkin bisa dikatakan satu bentuk protes, tapi kayaknya lebih baik dibahasakan sebagai satu bentuk pertanyaan mendasar dari seorang perempuan bernama nelly...&lt;br /&gt;selama ini, dari sekiar 5 tahun bergaul dengan komunitas laki - laki di ITS dan kurang lebih 1 tahun bergaul dengan komunitas pekerja laki - laki, sekitar lebih dari 50% cowok (muslim) ketika diminta komentar tentang kriteria pasangan ideal(saya masih menyebut ini dengan pacar, bukan istri), menjawab salah satu kriterianya adalah berjilbab....&lt;br /&gt;jadi sebuah tanda tanya besar.......mungkin karena salah satunya saya tidak masuk dalam kriteria ideal mereka (hehehe),jadi dari sebuah awalan tidak terima jadi bercabang kepada pertanyaan - pertanyaan terhadap berbagai alasan yang mereka (kaum laki - laki) ungkapkan......&lt;br /&gt;para kaum adam yang sangat saya hormati, apakah sisi moral seorang manusia itu hanya bisa dilihat dari apa yang mereka pakai?? apakah parameter perempuan baik - baik hanya dapat menempel di jilbab tersebut?? apakah simbol keperempuanan yang lembut, istimewa, makmum sejati yang kalian inginkan secara lengkap itu ingin kalian dapatkan dengan cuma - cuma?? kenapa anda - anda yang terhormat selalu menginginkan satu paket lengkap ketika memilih pasangan hidup?? satu paket dimana anda (katanya)hanya tinggal menerima jadi, tinggal menikmati, tinggal pakai.....hai...tuan..tuan...kami bukan makanan, kami bukan pakaian....dan kami bukan barang...kami manusia!!!&lt;br /&gt;jika memang kebanyakan dari anda mempunyai alasan yang sama dengan apa yang telah diungkapkan temen - teman saya itu....kasian sekali kaum perempuan...dia diinginkan hanya untuk jadi pelengkap...satu titik untuk menutup kekurangan kecil dari seorang laki - laki...satu katup yang mungkin tanpa kehadirannya pun tidak akan timbul satu problem yang berarti.....bukan perempuan yang diharapkan jadi penyeimbang dan partner hidup!!perempuan yang karena peran besar pasangan mereka, karena peran besar laki - laki yang dia cintai dapat berubah menjadi perempuan yang tegar, istimewa, muslimah sejati....jadi bukan hanya perempuan - perempuan yang sudah berjilbab saja yang nantinya akan merasa lebih punya bayak kesempatan membuktikan dirinya baik, tapi juga dengan peranan anda - andalah..kaum adam yang terhormat, perempuan - perempuan jalanan, pelacur - pelacur pinggiran juga dapat merasakan indahnya kesempatan untuk menjadi lebih baik, untuk menjadi lebih dihargai, kesempatan untuk tahu bahwa karena peranan besar &amp;amp; bimbingan dari laki - laki yang mereka cintailah mereka dapat berjilbab, mereka dapat menjadi lebih baik.......&lt;br /&gt;sehingga pernyataan bahwa anda adalah kaum yang maunya terima paket jadi tadi bakal berubah menjadi calon - calon atau suami - suami yang berhati..imam sejati....OK!!sampai suatu saat istri - istri anda yang santun, berjilbab, istimewa dapat dengan bangga mengatakan kepada setiap orang yang mereka temui.." Saya yang seperti ini adalah karena peranan besar suami saya".............................&lt;br /&gt;anda yang akan menjadikan arang hitam itu menjadi batu intan yang bersinar dan lebih berharga..meskipun arang tsb anda dapatkan dari kubangan lumpur hitam..........&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9176296206505486861-631267883256749647?l=nellrose.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nellrose.blogspot.com/feeds/631267883256749647/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9176296206505486861&amp;postID=631267883256749647&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176296206505486861/posts/default/631267883256749647'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176296206505486861/posts/default/631267883256749647'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nellrose.blogspot.com/2007/11/question.html' title='Question?'/><author><name>Nell Rose</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03502699889541608187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_s_20yv0s21Q/R4Q-iboUxqI/AAAAAAAAAA4/kFOx0za7_zg/S220/Nelly+1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9176296206505486861.post-3558489649652345249</id><published>2007-11-13T18:20:00.000+08:00</published><updated>2007-11-13T18:22:27.622+08:00</updated><title type='text'>Something to dream</title><content type='html'>Semua orang punya impian. Impian indah tentunya .. karena membangun harapan, keinginan, cita-cita dalam hati adalah kemampuan dasar manusia sebagai makhluk Tuhan yang berakal dan dilengkapi dengan hawa nafsu.&lt;br /&gt;Jika hewan hanya dibekali dengan insting dan nafsu, manusia dilengkapi dengan akal untuk mengarahkan 2 elemen sebelumnya. Impian adalah motivasi. Bermimpi bagi manusia adalah satu hal lumrah dan mudah, meskipun tidak semua manusia dapat menjadikan mimpinya sebagai motivasi untuk terus berjuang mencoba mewujudkan mimpi dan asanya sebagai kenyataan.&lt;br /&gt;Namun mempertahankan mimpi ternyata bukan hal yang mudah...... setidaknya bagi saya…&lt;br /&gt;Mempertahankan motivasi untuk mencapai impian sangat sulit, apalagi jika impian tersebut tanpa adanya satu dari sekian titik yang dapat dijadikan tahapan dan pijakan misi-misi dalam mencapai suatu visi, ya si Impian tadi……….&lt;br /&gt;Belum lagi friksi-friksi yang terjadi karena idealisme mimpi kita yang kadang tidak bisa diterima oleh orang lain. Entah dengan alasan tidak realistis, keras kepala, ataupun yang sekedar numpang dengar dan hanya mencibirkan bibir ketika kita mendeskripsikannya.&lt;br /&gt;Tidak realistis?? Untuk impian saya, saya kira cukup realistis…………….Mencoba bertahan untuk suatu harapan besar dimana saya menyusun perjuangan dan semangat saya yang sempat terpuruk keping demi keping adalah karena saya tahu bahwa saya cukup realistis. Kecuali apa yang saya lakukan adalah suatu hal tanpa wujud, tanpa bentuk dan tanpa perjuangan serta kerja nyata………..Mungkin itulah Realistis menurut saya&lt;br /&gt;Keras kepala?? Mungkin ………….tapi didepannya saya kira ditambah kata "sedikit"&lt;br /&gt;Bahkan kadang ketika kepingan-kepingan harapan yang mulai tersusun itu lepas kembali satu demi satu, saya merasa bahwa kadang saya terlalu keras kepala untuk impian itu. Namun, mudah-mudahan tidak sampai ketahap bodoh karena batas keduanya sangatlah tipis……………. Bahkan seseorang pernah mengolok dengan mengatakan tidak ada batas antara keduanya…………..Wah, berarti cukup parah ya kondisi otak dan jiwa saya.&lt;br /&gt;Tapi setidaknya dalam tahap dan proses mempertahankan impian itu saya mendapatkan banyak hal untuk dapat direnungi dan dipelajari.&lt;br /&gt;Belajar tentang kesabaran, konsep tawakal yang hakiki serta sedikit demi sedikit belajar tentang arti konsekuensi dari sebuah kedewasaan dan kemandirian ………….. Yang ternyata tidak mudah.&lt;br /&gt;Selain itu keping demi keping semangat untuk terus berjuang demi impian tadi saya coba untuk terus tersusun………..Karena mempertahankan impian adalah proses pembelajaran hidup saya saat ini. Sulit memang, tapi seperti kata ayah saya "kesulitan itu seninya hidup"…………..Sepakat Dad..!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9176296206505486861-3558489649652345249?l=nellrose.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nellrose.blogspot.com/feeds/3558489649652345249/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9176296206505486861&amp;postID=3558489649652345249&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176296206505486861/posts/default/3558489649652345249'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176296206505486861/posts/default/3558489649652345249'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nellrose.blogspot.com/2007/11/something-to-dream.html' title='Something to dream'/><author><name>Nell Rose</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03502699889541608187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_s_20yv0s21Q/R4Q-iboUxqI/AAAAAAAAAA4/kFOx0za7_zg/S220/Nelly+1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9176296206505486861.post-4592174183200399618</id><published>2007-11-13T18:03:00.000+08:00</published><updated>2007-11-13T18:04:23.936+08:00</updated><title type='text'>poligami</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Adakah yang tidak tahu arti dari poligami? Tentu saja jawabannya ada ya…..tapi mudah2an sampeyan – sampeyan cukup paham akan arti kata – kata yang bagi sebagian perempuan adalah momok yang menakutkan tersebut. Betapa tidak? Membagi cinta, kehidupan, dan kasih sayang suami dengan perempuan lain adalah sesuatu yang cukup jadi momok bagi sebagian besar perempuan. Sebagai awalan, saya tidak mencoba untuk membahas perasaan si perempuan tadi,tapi saya ingin mambahas dari sisi kaum yang mempunyai hak untuk melakukannya, yaitu kaum laki – laki. Maaf, saya kembali menyoroti anda,karena kaum laki – laki dengan segala tingkah laku dan urusannya, ternyata sangat menarik untuk dijadikan objek pengamatan dan tulisan…. Jika saya bertanya kepada anda (kaum adam), Inginkah anda berpoligami? Kira – kira jawaban anda – anda apa ya..?(tanpa faktor2 lainnya? Pasti banyak di antara anda yang menjawab pasti, tentu, ingin, iya, harus, atau justru belum kepikiran dan…..(yang saya yakin lebih sedikit akan timbul jawaban…)tidak!! Lalu jika saya bertanya lagi kepada kaum adam, yang mempunyai jawaban mengiyakan tadi, apa sih yang mendasari anda jika anda ingin melakukan poligami?..kira – kira jawabannya apa ya…..?? “ karena hadist Rosul” Atau …yang lebih enteng lagi “pengen aja, ketimbang ‘jajan’ di luar…yang haram dan pasti dilaknat Allah karena berzina!!” (berdasarkan hasil survey) Kalo` hadist Rosullullah adalah jawaban anda…ya masuk akal lah….sebagai umat Rosul yang punya panutan, tentulah pribadi Rosul adalah pribadi yang sempurna, yang bakal jadi panutan dan contoh..tapi..jawaban inipun ternyata akan menimbulkan pertanyaan – pertanyaan lanjutan lain….setidaknya, Rosul melakukan poligami dengan alas an dan niat yang sangat mulia pastinya, karena beliau ingin menyelamatkan dan memberi perlindungan terhadap janda – janda Sahabat – Sahabatnya yang syahid di medan perang demi membela islam. Karena beliau tidak ingin janda – janda sahabat2nya terlantar dan menderita. Tentu saja beliau menikahi janda – janda tersebut bukan untuk alas an pribadi beliau semata. Beliau mempoligami janda – janda tua, miskin, terlantar, dengan banyak anak yang notabene butuh perlindungan dan bimbingan. Jika apa yang sudah dilakukan Rosul tersebut saya kembalikan kepada anda (kaum adam), bersediakah anda (yang ingin melakukan poligami),memilih dan menikahi istri – istri anda yang kedua, ketiga, atau seterusnya dengan alas an yang sama ?? Istri pertama anda tentulah pilihan terbaik anda pada awalnya,kemudian bersediakah anda menikahi perempuan – perempuan yang tidak lebih cantik, tidak lebih sempurna, dari istri anda yang pertama?? Bersediakah anda menjadikan seorang janda miskin yang usianya lebih tua dari istri anda yang pertama, atau justru lebih tua dari anda sendiri, lebih tidak terurus dengan 5 orang anak yang masih kecil yang perlu diurus masa depannya oleh anda, menjadi istri anda yang kedua dan selajutnya. Kira – kira jawaban anda apa ya…?? Atau ketika anda menginginkan berpoligami untuk menyelamatkan pelacur – pelacur dari lembah hitam, bersediakah anda menikahi pelacur – pelacur itu tanpa melihat sekian elemen dan sekian titik perspektif menarik dari si pelacur tadi…?bersediakah anda menikahi pelacur yang sudah tidak diminati pasar karena tidak ada kemolekan yang bisa dia jual lagi….?? Saya masih sangat bisa membungkukkan hati untuk mengucapkan banyak – banyak terima kasih untuk anda yang bersedia menikahi kaum saya tercinta yang kurang beruntung tersebut dengan tanpa memandang perspektif yang saya sebutkan tadi….terima kasih karena telah mengangkat mereka dari suramnya tulisan nasib…terima kasih karena telah membimbing mereka untuk menjalani kehidupan yang lebih baik….terima kasih…dan saya yakin, bahwa perempuan lainpun akan mengucapkan kata yang sama ……terima kasih…. Nah,sekarang untuk golongan kedua, yang mempunyai alas an daripada dan ketimbang ‘jajan’ diluar tadi…..Halloww…bung……..apakah prameter hidup yang anda jalani hanya sebatas urusan dibawah perut……..menyedihkan!! Satu lagi,syarat mutlak untukmelakukan poligami adalah adil…ini merupakan satu hal lain yang perlu dicermati , bahwa adil adalah relative. Adil bagi satu orang belum tentu adil bagi orang lain.adil versi anda belum tentu adil bagi istri anda, anak – anak anda, ataupun istri kedua dan ketiga anda. Sehingga pertimbangan – pertimbangan tadi, karena saya hanya mampu untuk sebatas mewacanakan karena saya tidak ingin perempuan lagi – lagi menjadi pihak yang harus dirugikan secara moral karena dominasi laki –laki. Setidaknya saya punya satu harapan besar bahwa perempuan yang juga makhluk Tuhan, yang punya peranan besar dalam kehidupan manusia adalah kaum yang perlu dihormati dan diperlakukan setara dengan laki – laki, bukan hanya sekedar pelengkap bagi hidup laki – laki , namun merupakan partner hidup bagi kaum laki – laki. ……………..&lt;br /&gt;s&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9176296206505486861-4592174183200399618?l=nellrose.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nellrose.blogspot.com/feeds/4592174183200399618/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9176296206505486861&amp;postID=4592174183200399618&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176296206505486861/posts/default/4592174183200399618'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176296206505486861/posts/default/4592174183200399618'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nellrose.blogspot.com/2007/11/poligami.html' title='poligami'/><author><name>Nell Rose</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03502699889541608187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_s_20yv0s21Q/R4Q-iboUxqI/AAAAAAAAAA4/kFOx0za7_zg/S220/Nelly+1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9176296206505486861.post-3642174280482206749</id><published>2007-11-13T18:00:00.000+08:00</published><updated>2007-11-13T18:02:04.088+08:00</updated><title type='text'>Relatif</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Ada 4 hal yang saya ingin orang mengingat saya ketika mereka menemuinya.&lt;br /&gt;Keempatnya adalah Mendung, Bintang, Kupu – kupu dan hitam. Terlihat kontradiksi yang jelas dari keempatnya jika dicermati lebih lanjut. Seperti mendung kontradiktif dengan bintang dan kupu – kupu yang tentunya kontradiktif dengan hitam. Sebenarnya ada masing – masing alasan yang menjadikan saya menyukai keempatnya, mungkin lebih karena saya merasa keempatnya merupakan manifestasi kecil dari seorang yang bernama nelly….let see…&lt;br /&gt;Satu kata favorit yang selalu saya ucapkan kepada orang – orang terdekat saya (yang tentunya mengenal saya dengan sewajarnya)&lt;br /&gt;“ Kalo mendung Inget nelly ya…..”&lt;br /&gt;Mendung adalah kondisi redup karena terhalangnya sinar matahari oleh awan tebal yang berisi titik – titik air…..setidaknya secara ilmiah, gambaran tersebut sudah cukup mewakili bukan? Terus terang, yang saya suka hanya mendungnya, bukan satu paket dengan sang hujan (maaf …sang hujan!!) meski sebagian orang menganggap bahwa hujan adalah bentuk berkah dan rezeki yang diturunkan Tuhan di bumi…., karena simple..hujan berarti basah, becek, kotor, dan masuk angin. Yang saya sebutkan tadi adalah sekian konsekuensi yang harus yang tanggung sebagai seoang pejalan kaki yang tidak hobby membawa payung. Tapi, suasana mendung dengan kondisi udara yang lembab dan angin yang kencang, membuat saya merasa berada di satu wilayah abu – abu…namun..wilayah tidak pasti yang bisa dinikmati..wilayah antara terang dan hujan ini sungguh sangat bisa dinikmati dan terlihat sangat indah bagi saya..suasana yang tidak gerah namun juga tidak membuat baju basah kuyup…PAS!!..apalagi plus secangkir cappuccino hangat…hhhmmmmmmm……&lt;br /&gt;Berbicara tentang mendung, adalah berbicara tentang satu situasi yang bukan panas menyengat dan bukan pula dingin menggigil……,mendung adalah satu ruang abu – abu yang relative…tapi indah dan mengesankan…&lt;br /&gt;Selanjutnya …Bintang..&lt;br /&gt;Moment teromantis dalam hidup saya sejauh ini, memang berkaitan dengan bintang ;p Bintang..secara ilmiah lagi..adalah planet yang berjarak jutaan kilo cahaya dari bumi, sinar bintang yang terlihat dari bumi berbentuk (secara universalnya) segilima, merupakan pantulan dari sinar matahari yang mengenainya (mohon maaf, jika gambaran ilmiah dari saya kurang mewakili). Sampai sekarang, manifestasi gambar bintang adalah segitiga sama kaki atau sama sisi yang menyatu dengan sudut dan kemiringan yang sama besar.di masing – masing sisinya…bentuk yang sempurna.. Cahaya bintang sebagian besar merupakan cahaya semu, merupakan hasil pantulan bintang terbesar di galaksi kita, yaitu matahari. Jarak sekian juta kilo cahaya menjadikan sinarnya tidak berimbas sebagai cahaya yang nyata ke bumi, yang ditimbulkannya hanyalah sebuah bentuk keindahan semata yang disajikan oleh alam, satu bentuk kamuflase yang menghiasi langit malam dengan sempurna….tapi jujur, kamuflase yang menghipnotis mata……indah!! Keindahan yang terlihat itu, sangat bertolak belakang dengan bentuk asli dari bintang itu sendiri. Satu planet yang (setahu saya) tidak berpenghuni, mati dan hanya berisi batuan – batuan…..yang tentunya tidak indah….&lt;br /&gt;Bintang yang terlihat di langit malam adalah satu bentuk sempurna dari bangunnya ataupun dari cahaya yang ditimbulkannya..namun sebenarnya punya satu sisi yang sangat jauh dari kesempurnaan dan keindahan….Relatif….tapi indah dan mengesankan.&lt;br /&gt;Berikutnya adalah kupu – kupu&lt;br /&gt;Binatang yang kata orang merupakan salah satu binatang yang cantik di muka bumi ini sudah menarik perhatian dari usia saya 4 tahun, fase dimana tendensi dalam menilai segala sesuatu belum saya kenal. Kupu – kupu, hewan kecil yang secara bentuk terlihat sempurna,…..terlahir dengan sayap dengan berbagai motif dan warna, selalu berada di antara bunga – bunga.. merupakan satu dari sekian keindahan ciptaan Tuhan yang menjadikan dunia sebagai tempat yang terlihat lebih baik…..dari usia 4 tahun, saya suka kupu – kupu, pun…dari usia 4 tahun saya takut pada ulat…yang merupakan bentuk pra-metamorfosa dari hewan cantik ini….. Bicara tentang kupu – kupu berarti bicara tentang cantik, indah, mempesona dan mengagumkan, berarti bicara tentang kesempurnaan. Berbicara tentang kupu – kupu, juga berbicara tentang metamorfosa dari satu bentuk melata ulat yang ….entahlah…..(saya merasa bersalah jika mencoba jujur dalam mendeskripsikannya…), binatang yang hidup sebagai parasit di tanaman, yang seiring berjalannya waktu dan kehendak alam, berubah menjadi kepompong, mengunci tubuh, membalut diri dengan selaput-selaput selama beberapa waktu sampai kemudian tiba suatu masa dia melahirkan dirinya dalam satu bentuk indah kupu-kupu, bermetamorfosa dengan sempurna. Kesempurnaan kupu-kupu adalah relatif namun sekali lagi…..indah dan mengesankan.&lt;br /&gt;Sehingga……….satu alasan utama dari segala hal yang saya ingin orang mengingat saya ketika menemuinya adalah satu cermin besar, tempat saya berkaca bahwa saya hanya seorang manusia yang berusaha untuk melihat dan menerima segala sesuatu yang datang dan pergi dalam kehidupan saya sebagai suatu yang relatif. Suatu yang tidak bisa saya miliki atau saya kuasai secara keseluruhan, karena tidak ada yang absolute kecuali…Tuhan…&lt;br /&gt;Kita tidak bisa mengatakan bahwa mendung adalah buruk dan bintang adalah indah atau kupu-kupu adalah indah dan hitam adalah buruk…karena ternyata meski kita melihat pada awalnya sepertinya buruk, ternyata ada sisi indah didalamnya atau meski awlnya kita lihat indah, ternyata ada sisi darinya yang buruk….Itulah Relatifitas, suatu bentuk ketidaksempurnaan,ketidakpastian nilai karena kesempurnaan dan kepastian hanya nilai Tuhan………&lt;br /&gt;At least……….Whoever……untuk siapapun yang merasa mengenal saya ….&lt;br /&gt;Saya berharap dapat diterima sebagai satu paket yang tidak sempurna dengan segala kelebihan dan kekurangan dan dengan bantuan dari anda-andalah, saya dapat mencoba terus memperbaiki diri meski tidak akan mungkin pernah sampai kepada satu titik sempurna itu, tidak akan pernah karena kesempurnaan hanya ada di Sang Khalik……&lt;br /&gt;Oh iya……satu lagi untuk hitam, tidak ada alasan special saya menyukainya, hanya dengan memakai baju hitam berarti terlihat lebih putih, lebih langsing dan lebih bersih (karena baju hitam tidak mudah terlihat kotornya, jadi himbauan buat temen2 yang merasa berkulit gelap,pakailah baju hitam), hehehehe………………&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9176296206505486861-3642174280482206749?l=nellrose.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nellrose.blogspot.com/feeds/3642174280482206749/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9176296206505486861&amp;postID=3642174280482206749&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176296206505486861/posts/default/3642174280482206749'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176296206505486861/posts/default/3642174280482206749'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nellrose.blogspot.com/2007/11/relatif.html' title='Relatif'/><author><name>Nell Rose</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03502699889541608187</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_s_20yv0s21Q/R4Q-iboUxqI/AAAAAAAAAA4/kFOx0za7_zg/S220/Nelly+1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
